Seputar Kandis

Jadwal Sholat

Ormas Islam

Ormas Islam selengkapnya klik

Trending

| Trending

Sorotan

SPASI

IKLAN WA

Iklan

Terkini

| Terkini 


TrendingTopic :

28 Februari, 2026

Hal-Hal Penting yang Sering Dilupakan dalam Puasa Ramadhan

Tausiyah Ramadhan (oleh: Subandi, S.Sos.I, M.Pd)

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ،

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْنُ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

Jamaah yang dirahmati Allah subhanahu wa ta’ala,

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang masih mempertemukan kita dengan bulan suci Ramadhan, bulan ampunan, bulan rahmat, dan bulan pembebasan dari api neraka.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, beserta keluarga, sahabat, dan umatnya hingga akhir zaman.

Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia. Di dalamnya ada ibadah puasa yang wajib kita laksanakan. Namun sering kali, tanpa kita sadari, puasa kita hanya tinggal menahan lapar dan haus, sementara makna dan ruhnya perlahan hilang.

Pada kesempatan singkat ini, mari kita renungkan hal-hal penting dalam puasa Ramadhan yang sering kita lupakan.

Pertama, Meluruskan dan Menjaga Niat

Hadits Rasulullah SAW.

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Artinya “Sesungguhnya segala amal itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.”

Puasa bukan sekadar kebiasaan tahunan. Puasa adalah ibadah. Karena itu, niat harus selalu kita hadirkan: puasa karena iman dan mengharap pahala dari Allah, bukan karena ikut-ikutan atau rutinitas. Puasa yang benar dimulai dari hati yang ikhlas.

Kedua, Menjaga Lisan

Hadits Rasulullah SAW.

النَّبِيُّ ﷺ قال مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

Artinya: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Betapa banyak orang berpuasa, tetapi lisannya tidak berpuasa:

• Masih bergunjing

• Masih berdusta

• Masih mencela dan menyakiti

Padahal satu kalimat saja bisa menghapus pahala puasa. Maka orang yang berpuasa seharusnya lisannya lebih terjaga, bukan lebih tajam.

advertisement
#
https://s.shopee.co.id/7pZUsX4gTY
https://s.shopee.co.id/7pZUsX4gTY
Hijab Pilihan lainnya Klik  KUNJUNGI TOKO

Ketiga, Mengendalikan Emosi

Hadits Rasulullah SAW.

لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ

Artinya “Bukanlah orang yang kuat itu yang menang dalam bergulat, tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Puasa bukan alasan untuk marah. Justru puasa adalah latihan kesabaran. Jika ada yang memancing emosi, ingatlah:

“Sesungguhnya aku sedang berpuasa.” Orang berpuasa seharusnya lebih tenang, lebih lembut, dan lebih pemaaf.

Keempat, Menjaga Pandangan dan Pendengaran Hadits Rasulullah SAW.

iklan melayang

close

Berita Lainnya

gramed

Spasi



© Copyright 2025 | wartakandis.com